APPBI Tegaskan Pusat Perbelanjaan Tetap Patuhi Prokes

Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mendukung rencana pemerintah untuk menjadikan vaksin booster sebagai syarat masuk mal.

"Sampai dengan saat ini dan untuk selanjutnya (pengelola) pusat perbelanjaan akan tetap mendukung dan terus berpartisipasi aktif untuk mendorong percepatan vaksinasi," ungkap Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja kepada CNNIndonesia.com, Selasa (5/7).

Menurutnya, keinginan masyarakat untuk melakukan vaksinasi saat periode menjelang libur Idulfitri meningkat pesat. Namun, kini antusiasme tersebut mulai menurun.

Oleh karena itu, ia percaya meningkatkan jumlah masyarakat yang menerima vaksin booster menjadi faktor kunci untuk mengendalikan wabah covid-19.

Jika risiko melonjaknya kasus covid-19 tidak dicegah, sambungnya, hal tersebut dapat membawa dampak buruk bagi seluruh masyarakat.

"Tingkat vaksinasi booster harus terus didorong dalam waktu singkat ataupun secepatnya guna mencegah terjadinya kembali lonjakan jumlah kasus positif covid yang akan merugikan kembali kita semua," ujarnya.

Untuk mendukung upaya pemerintah, Alphonzus mengatakan pengelola pusat perbelanjaan akan siap sedia membuat pusat perbelanjaan sebagai pusat vaksinasi.

"Dengan penyelenggaraan sentra vaksinasi di pusat perbelanjaan akan mendorong masyarakat berkunjung ke pusat perbelanjaan untuk berbelanja sekaligus vaksinasi ataupun sebaliknya, yaitu vaksinasi sekaligus berbelanja," imbuh Alphonzus.

Sebelumnya, pemerintah mengumumkan rencana pemberlakuan vaksin booster sebagao syarat untuk melakukan perjalanan dan aktivitas di ruang publik termasuk mal.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai rapat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara.

"Tentunya dosis ketiga ini akan dipersyaratkan untuk berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat banyak dan juga untuk berbagai perjalanan," ungkap Airlangga.




Sumber :

"cnbcindonesia.com/"