PPKM makin longgar, APPBI: Insentif masih diperlukan

Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) menyambut baik pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Pelonggaran PPKM di tengah pandemi virus corona (Covid-19) telah dinantikan oleh pelaku usaha. Diharapkan setelah dilakukan pelonggaran akan mampu menggerakkan ekonomi Indonesia.

"Pelonggaran tersebut sudah sangat lama dinantikan oleh pusat perbelanjaan agar supaya bisa mendorong tingkat kunjungan yang pada akhirnya diharapkan dapat segera mulai menggerakkan kembali pertumbuhan ekonomi," ujar Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonsus Widjaja kepada Kontan.co.id, Selasa (19/10).

Sebagai informasi, pemerintah melakukan pelonggaran pada kegiatan di mal dan pusat belanja. Pemerintah mengizinkan dibukanya kembali tempat bermain bagi anak-anak di mal dan pusat belanja.

Selain itu kapasitas pengunjung pada bioskop dinaikkan menjadi 70% di wilayah yang menerapkan PPKM level 2 dan 1. Anak-anak usia di bawah 12 tahun diperbolehkan untuk masuk bioskop.

Meski kunjungan akan meningkat, Alphonsus bilang relaksasi dan subsidi masih dibutuhkan. Pasalnya, sektor usaha yang sebelumnya tutup tidak akan langsung pulih setelah adanya pelonggaran.

"Pemulihan usaha tidak akan bisa terjadi serta merta dalam waktu singkat mengingat keterpurukan usaha telah terjadi lebih dari 19 bulan yaitu sejak Maret 2020 yang lalu," terangnya.

Sebelumnya sejumlah usaha harus tutup selama PPKM diberlakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Setelah kondisi pandemi di Indonesia membaik, sektor-sektor tersebut kembali dibuka.


Sumber :
"nasional.kontan.co.id"