PPKM Diperlonggar, Pengunjung Mal Naik Jadi 40%

Seiring adanya beberapa pelonggaran operasional pusat perbelanjaan atau mal selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan mulai berangsur membaik. Salah satu didorong oleh kebijakan diizinkannya anak-anak berusia di bawah 12 tahun masuk ke pusat perbelanjaan.

Sebelum adanya pelonggaran, rata-rata tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan sekitar 20% dari kondisi normal sebelum pandemi. Saat ini tingkat kunjungannya sudah mencapai 35% hingga 40%.

“Tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan naik secara perlahan dan bertahap serta trennya terus membaik. Sampai dengan akhir pekan kemarin, tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan sekitar 35% sampai 40% (dari kondisi normal sebelum pandemi),” kata Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja saat dihubungi Beritasatu.com, Selasa (5/10/2021).

Alphonzus menyampaikan, sejauh ini masih ada beberapa sektor usaha yang belum bisa beroperasi seperti tempat bermain anak-anak, tempat hiburan, dan sebagainya. Untuk pengunjung anak-anak di bawah 12 tahun yang baru diperbolehkan masuk ke pusat perbelanjaan juga hanya di beberapa wilayah yang sudah diizinkan saja.

Alphonzus berharap ke depan seluruh pusat perbelanjaan bisa kembali beroperasi normal. Apalagi selama ini pusat perbelanjaan sangat disiplin menjaga protokol kesehatan (prokes).

“Sampai dengan saat ini masih masih ada beberapa pembatasan yang mempengaruhi tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan. Pembatasan kegiatan di perkantoran juga mempengaruhi tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan, khususnya bagi pusat perbelanjaan yang berlokasi di area perkantoran,” kata Alphonzus.

Untuk tenant di dalam pusat perbelanjaan, menurut Alphonzus mayoritasnya sudah kembali membuka usahanya.

“Hampir semua sudah buka, kecuali yang masih belum diperbolehkan untuk beroperasi,” kata Alphonzus.


Sumber :
"investor.id"