Anak-Anak di Bawah 12 Tahun Diizinkan ke Mal, APPBI Siap Kawal Prokes

Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) menyambut baik keputusan pemerintah yang akhirnya mengizinkan anak-anak berusia di bawah 12 tahun masuk ke pusat perbelanjaan atau mal. APPBI juga siap mengawal penerapan protokol kesehatan (prokes) selama anak-anak berada di dalam pusat perbelanjaan, mengingat sampai saat ini anak-anak di bawah 12 tahun belum mendapatkan vaksin Covid-19.

“Protokol kesehatan harus tetap diberlakukan secara ketat, disiplin dan konsisten,” tegas Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja saat dihubungi Beritasatu.com, Senin (20/9/2021).

Alphonzus menyampaikan, pelonggaran yang dilakukan secara hati-hati, bertahap dan terbatas ini sangat diperlukan oleh pusat perbelanjaan untuk bisa menggerakkan perekonomian, khususnya menggerakkan kondisi usaha pusat perbelanjaan melalui peningkatan tingkat kunjungan.

“Saat ini kondisi di dalam pusat perbelanjaan sudah jauh lebih aman dan sudah jauh lebih sehat karena pemberlakuan protokol wajib vaksinasi yang pemeriksaannya dilakukan melalui aplikasi PeduliLindungi, sehingga sebenarnya dapat diberikan berbagai pelonggaran berikutnya untuk pusat perbelanjaan,” kata Alphonzus.

Sebelumnya, Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan, ketentuan diizinkannya anak-anak di bawah 12 tahun masuk ke pusat perbelanjaan berlaku di mal yang berlokasi di Jakarta, Bandung, Semarang, DIY, dan Surabaya.

“Selama minggu ini akan dilakukan uji coba pembukaan pusat perbelanjaan atau mal bagi anak-anak di bawah usia 12 tahun, dengan pengawasan dan pendampingan orang tua,” ungkap Luhut saat mengumumkan kebijakan pemerintah terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), periode 21-27 September 2021, Senin (20/9/2021).

Menurut Menko Luhut, keputusan itu diambil pemerintah setelah melihat kondisi Covid-19 yang membaik, serta implementasi protokol kesehatan dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi yang terus berjalan di semua kegiatan masyarakat yang dipersyaratkan untuk menggunakannya.



Sumber :
"https://www.beritasatu.com/ekonomi"
Oleh : Herman / JEM