Fasilitasi Kalangan Asosiasi Bisnis, Ketum Kadin Rosan: Kita Targetkan 15 Ribu Pebisnis Terima Vaksinasi

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bekerjasama dengan Kota Kasablanka (Kokas) melaksankan vaksinasi untuk kalangan asosiasi bisnis di Indonesia.

Hal ini dilakukan untuk mempercepat terbentuknya herd immunity (kekebalan kelompok) sebagai upaya penanggulangan Covid 19.

“Tujuan program ini untuk membantu Pemerintah dalam mempercepat capaian jumlah populasi yang tervaksinasi, untuk dapat mencapai herd immunity,” kata Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani.

Menurut Rosan, dari vaksinasi asosiasi bisnis ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dalam menunjang aktivitas pebisnis sehari-hari.

“Target peserta Asosiasi Anggota Luar Biasa (ALB) Kadin, terutama diprioritaskan UMKM yang berada di Asosiasi dan pengurus serta anggota Asosiasi. Rata-rata peserta mencapai 100 orang per Asosiasi, sehingga jumlah sasaran vaksinasi sekitar 15.000 orang,” ungkap Rosan.

Dia menjelaskan, karena ditujukan untuk Asosiasi, maka syarat kepesertaan vaksinasi harus merupakan pengurus dan anggota Asosiasi serta UMKM sebagai garda depan para pelaku usaha.

“Yang mau ikut harus mendaftar di Asosiasi. Asosiasi yang menentukan siapa saja yang dapat disertakan dalam program ini,” tambah Rosan.

Dia pun menerangkan bahwa program vaksin bagi asosiasi ini berbeda dengan program vaksin gotong royong. Vaksin bagi asosiasi ini merupakan bagian dari program pemerintah, sementara vaksin gotong royong sasarannya adalah badan usaha swasta yang berminat melakukan vaksinasi mandiri untuk karyawannya atau dengan keluarga karyawannya.

Vaksin yang digunakan untuk program vaksin gotong royong pun berbeda dan dipastikan diluar dari vaksin gratis yang digunakan pemerintah.

Perlu diketahui, pelaksanaan vaksinasi untuk Asosiasi ini dimulai dari tanggal 7 s.d. 12 Juni 2021 di area The Kasablanka, Lantai 3 Kota Kasablanka, dimulai dari pukul 09.00 hingga 15.00 WIB.

"Kami menargetkan vaksinasi mencapai 2000 orang per harinya," jelas Rosan.

Selain diikuti oleh peserta dari pengurus dan anggota Asosiasi serta UMKM, vaksinasi di Kokas juga paralel diikuti oleh lansia yang sudah terdata sebelumnya di pemerintah.

Sementara itu, Direktur Kota Kasablanka, Lusiana menyatakan, pihaknya mengapresiasi atas adanya program vaksinasi bagi Asosiasi dan menyatakan kesiapannya untuk membuka pintu menjadi sentra vaksinasi.

“Kami melihat antusiasme masyarakat begitu tinggi untuk vaksinasi. Kami turut senang dapat berperan aktif dan memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi bersama dengan Kadin,” ungkapnya.

Menurut Lusiana, hingga Mei 2021, Kota Kasablanka telah tiga kali menjadi sentra vaksinasi bagi lebih dari 12.500 peserta yang terdiri dari lansia, UMKM dan pelayan publik.

Selain Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani bersama WKU Kadin Shinta W. Kamdani, turut hadir pula Presdir Pakuwon Group A Stefanus Ridwan & Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonsus Widjaja dalam pelaksanaan vaksinasi kalangan asosiasi bisnis di Kokas.


Sumber :
industry.co.id