Centro Pailit, APPBI Ungkap Kondisi Bisnis Retail di Masa Pandemi

Pandemi Covid-19 memberi banyak perubahan pada sejumlah sektor. Salah satu sektor yang paling kena imbas kondisi ini adalah retail

Terbaru, PT Tozy Sentosa selaku pengelola Centro Department Store dan Parkson Department Store dinyatakan pailit oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Senin (17/5/2021) kemarin.

Mengutip laman sipp.pn-jakartapusat.go id, sebelum dinyatakan pailit, Tozy Sentosa telah diberikan gugatan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) oleh lima perusahaan. Kelima perusahaan tersebut mengajukan gugatan PKPU dengan nomor perkara 106/Pdt.Sus-PKPU/2021/PN JKT.Pst. Sementara putusan pailit dihasilkan setelah adanya hasil voting dari para kreditor dan rekomendasi dari hakim pengawas.

Menanggapi pailit pengelola Centro Department Store, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengatakan bahwa sektor retail memang mengalami kondisi yang berat selama pandemi Covid-19.

"Sektor usaha kategori sandang atau busana atau apparel merupakan salah satu sektor usaha retail yang mengalami kondisi paling berat selama pandemi," katanya kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (18/5/2021).

Dia menjelaskan, meski saat ini perekonomian mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan, namun sektor retail masih minus. Menurutnya, masih dibutuhkan banyak waktu bagi sektor ini untuk kembali normal.

"Meskipun saat ini sudah mulai ada pergerakan perekonomian tapi pertumbuhannya masih sebatas mengurangi minus saja, masih banyak memerlukan waktu untuk kembali pulih normal," ujarnya.

Alphonzus menambahkan, bisnis retail akan bertumbuh baik jika program vaksinasi dari pemerintah untuk masyarakat dapat berjalan dengan baik.

"Sektor usaha retail dan pusat perbelanjaan baru akan mulai bergerak menuju pemulihan normal adalah jika vaksinasi untuk masyarakat umum sudah dimulai," tuturnya.


Sumber : inews.id/finance