Kinerja Pusat Perbelanjaan Baru Pulih Ketika Vaksin Covid-19 Ditemukan

Kinerja Pusat Perbelanjaan diperkirakan baru akan bergerak pulih menuju normal adalah pada saat vaksin coronavirus (Covid-19) sudah ditemukan. Hal itu dikatakan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja di Jakarta, menjawab pertanyaan EGINDO.co via seluler hari ini.

Menurutnya, berdasarkan informasi dari pemerintah bahwa vaksin Covid-19 kemungkinan besar baru dapat mulai diproduksi pada awal tahun 2021 mendatang. Namun, meskipun telah dapat diproduksi kata Alphonzus Widjaja maka sudah dapat dipastikan masih memerlukan waktu untuk melaksanakan vaksin terhadap seluruh rakyat Indonesia, sehingga kemungkinan besar Pusat Perbelanjaan baru akan pulih normal pada akhir tahun 2021 atau paling cepat pada pertengahan tahun 2021.

Diakuinya, semua pengusaha yang terlibat di mal, baik pengelola maupun penyewa atau tenant tentunya ingin agar operasional mal dibuka kembali. Hal itu karena kinerja Pusat Perbelanjaan pada tahun 2020 ini diperkirakan paling tinggi hanya 50% dibandingkan kinerja pada tahun 2019 lalu. “Pada tahun 2020 ini masih tertolong oleh kinerja kuartal 1 / 2020 yang masih normal karena pada waktu itu masih belum terdampak oleh wabah Covid-19,” kata Alphonzus Widjaja.

Menjawab pertanyaan tentang keinginan mal dibuka katanya yang pasti Pusat Perbelanjaan sebagai salah satu fasilitas publik harus memperhatikan kepentingan kesehatan masyarakat. Pusat Perbelanjaan harus terlibat aktif dalam membantu pencegahan penyebaran wabah Covid-19. “Kita mendukung penuh protokol Kesehatan,” ujarnya.

Mendukung protokol kesehatan sebab sektor perekonomian juga harus mendapat perhatian setelah lebih dari lima bulan dalam keadaan terpuruk. “Pusat Perbelanjaan memiliki komitmen yang kuat dan serius untuk melaksanakan Protokol Kesehatan yang ketat serta disiplin demi terjaganya kesehatan masyarakat tanpa mengorbankan perekonomian yang lebih besar lagi,” kata Alphonzus Widjaja menegaskan